![]() |
| Ilustrasi Telur Dadar Padang (Gambar dibuat dengan bantuan AI) |
Menjelang akhir bulan, biasanya para ibu di rumah sudah mulai putar otak menyusun menu masakan. Pengennya sih masak yang hemat di kantong, tapi tetap menggugah selera suami dan anak-anak supaya mereka nggak jajan di luar.
Satu menu yang selalu jadi andalan saya kalau lagi mode "hemat tapi nikmat" adalah masakan khas rumah makan Padang. Tapi tenang, kita nggak akan masak rendang yang butuh waktu berjam-jam, melainkan primadona etalasenya: Telur Dadar Padang.
Siapa sih yang bisa nolak pesona telur dadar tebal, padat, gurih, dengan bumbu rempah yang medok? Makan pakai nasi hangat dan siraman kuah gulai saja sudah kerasa mewah banget!
Dulu, saya sering banget nyoba bikin sendiri di rumah pakai 4-5 butir telur ayam biasa. Pas digoreng di wajan sih kelihatan mengembang besar, eh pas diangkat dan taruh di piring, telurnya langsung kempes, keriput, dan berminyak banget. Kecewa parah!
Setelah ngobrol sama tetangga yang kebetulan asli Minang, akhirnya saya dikasih tahu rahasia dapurnya. Ternyata, kunci supaya telur dadar Padang bisa tebal, kokoh, dan gurihnya khas itu ada pada tambahan kelapa parut sangrai dan sedikit tepung beras!
Buat kamu yang penasaran pengen bikin telur dadar ala restoran Padang yang tebalnya paripurna, yuk sontek resep anti gagal ini!
Bahan-Bahan Utama (Untuk 1 Loyang Tebal)
Kalau ada budget lebih, sangat disarankan menggunakan Telur Bebek (minimal campurannya 2 telur bebek + 2 telur ayam) karena tekstur telur bebek lebih kental dan bikin dadar makin padat. Tapi kalau pakai full telur ayam pun tetap bisa kok pakai trik tepung ini!
4 butir telur ayam ukuran besar (atau campur dengan telur bebek)
2 sdm kelapa parut sangrai (Ini kuncinya! Sangrai kelapa parut tanpa minyak sampai kecoklatan, lalu haluskan sedikit. Aromanya bakal mirip bumbu rendang!)
2 sdm tepung beras (larutkan dengan 2 sdm air agar tidak bergerindil saat dicampur ke telur)
3 batang daun bawang (iris agak tebal)
2 lembar daun jeruk (buang tulang daunnya, iris sehalus mungkin)
1 lembar daun kunyit ukuran kecil (iris sangat halus, opsional tapi bikin wangi)
Minyak goreng agak banyak untuk menggoreng
Bumbu Halus (Kunci Rasa Medok)
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting (sesuaikan selera)
1/2 sdt ketumbar bubuk
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt kunyit bubuk (biar warnanya cantik dan nggak amis)
1 sdt garam
1 sdt kaldu jamur/penyedap sapi
Langkah Menggoreng Telur Anti Kempes
Langkah 1: Tumis Bumbu Halus
Ini trik yang sering dilewatkan! Jangan mencampur bumbu mentah ke dalam kocokan telur. Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus sampai matang dan harum. Kalau bumbunya mentah, nanti bagian dalam telurnya berasa langu. Setelah bumbu matang, angkat dan biarkan agak dingin.
Langkah 2: Proses Mencampur Adonan
Siapkan mangkuk besar. Masukkan telur, bumbu yang sudah ditumis tadi, larutan tepung beras, kelapa sangrai, daun bawang, daun jeruk, dan daun kunyit. Kocok menggunakan garpu atau whisk sampai semua bahan benar-benar tercampur rata dan agak berbuih.
Langkah 3: Gunakan Wajan yang Tepat
Panaskan minyak yang agak banyak di wajan yang bentuknya agak cekung (jangan pakai teflon datar yang terlalu lebar, nanti telurnya jadi tipis). Tunggu sampai minyak benar-benar panas!
Langkah 4: Teknik Menggoreng (Sangat Krusial!)
Tuang adonan telur ke dalam minyak panas. Setelah bagian pinggirnya mulai berkulit, segera kecilkan api ke setelan paling kecil! Tutup wajannya. Biarkan telur masak perlahan dengan uap panasnya sendiri. Ini rahasia supaya bagian dalam telur yang super tebal itu bisa matang sempurna tanpa membuat bagian bawahnya gosong.
Langkah 5: Membalik Telur dengan Aman
Cek bagian atas telur. Kalau bagian atasnya sudah mulai memadat (tidak terlalu cair lagi) dan bawahnya sudah kecoklatan, balikan telur perlahan. Gunakan dua spatula atau bantuan piring datar agar telurnya tidak patah atau hancur. Masak lagi sisi sebelahnya sampai matang kecoklatan.
Catatan dari Dapur
Setelah matang, angkat telur dadar dan tiriskan posisinya sedikit berdiri agar sisa minyaknya benar-benar turun. Potong-potong telur dadar layaknya memotong pizza. Nah, lihat kan tekstur dalamnya? Super padat, tebal, dan aromanya... hmmm, wangi kelapa sangrai dan daun jeruknya benar-benar menggoda iman!

Komentar
Posting Komentar